Karena itu, dokter jamaah asal Indonesia harus melakukan penyusupan untuk mengobati pasien. Kesehatan jamaah adalah yang paling utama bagi mereka.
"Dokter kita nyuri-nyuri masuk ke tenda," ujar anggota Amirulhaj Abdullah Syukri Zarkasih setibanya dari Arab Saudi di VIP Room Terminal I Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Selasa (1/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdullah melanjutkan, meski layanan kesehatan sedikit terkendala oleh aturan itu, namun kerja tim lebih baik dibanding tahun lalu. Buktinya, jumlah jamaah yang meninggal sedikit.
"Kita pakai dokter dari Departemen Kesehatan. Dan kerjasama yang kita bangun selama ini baik," pungkas pengasuh Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, itu. (irw/umi)










































