2 Karyawan Rumah Makan di Bandung Suspect Flu Burung

2 Karyawan Rumah Makan di Bandung Suspect Flu Burung

- detikNews
Selasa, 01 Jan 2008 15:32 WIB
Bandung - Dua karyawan sebuah rumah makan di Cicalengka Kabupaten Bandung suspect flu burung, setelah keduanya sempat kontak dengan ayam mati di tempat kerjanya.

Menurut dokter yang menangani mereka berdua, Arto Djuwono, Bambang (17) dan Asup (25) dilarikan ke RS Hasan Sadikin pada Minggu (30/12/2007) dengan kondisi demam. "Satu pasien demam tinggi, dan yang lainnya agak demam," ujar Arto kepada wartawan di RSHS, Jalan Pasteur, Selasa (1/01/2008). Arto enggan merinci secara jelas, siapa pasien yang menderita demam lebih tinggi.

Meski demam, keduanya tidak mengalami sesak napas. Namun karena dari keterangan pasien, keduanya sempat kontak dengan unggas yang mati, maka Bambang dan Asup dibawa ke ruang khusus perawatan pasien flu burung Flamboyan pada Senin dini hari pukul 01.00 WIB, (31/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka berdua bekerja di sebuah restoran di daerah Cicalengka. Nah pada tanggal 29 Desember, mereka berdua bertugas membuang ayam yang mati mendadak di restoran itu. Namun sampai sekarang belum diketahui penyebab kematian ayam itu," ujar Arto.

Menurutnya dari hasil pemeriksaan sementara, kecil kemungkinan kedua pasien mengidap penyakit yang disebabkan virus H5N1 tersebut. "Kalau melihat riwayat penyakit keduanya, bisa saja mereka mengidap penyakit lain," tuturnya tanpa mau menyebutkan penyakit apa yang mungkin mereka idap.

Arto melanjutkan, kondisi Bambang maupun Asup kini mulai stabil. Demamnya sudah mulai turun dan tidak ada infeksi pernapasan. Meski demikian, keduanya masih diperlakukan sebagai pasien suspect flu burung. "Kita tunggu hingga tujuh hari perkembangannya," tutur Arto.

Arto mengaku dirinya telah mendapatkan selentingan kabar jika salah satu pasien sudah dipastikan negatif flu burung. Namun, hal itu masih belum ada kepastian.

Sementara itu ayah Bambang, Yayan (35), warga Kampung Babakan Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat, mengatakan di rumahnya tidak memelihara unggas. "Di rumah kami tidak ada unggas. Mungkin di kosan Bambang di daerah Rancaekek Kabupaten Bandung ada," ungkapnya.

Dia mengaku anaknya kini dalam kondisi stabil. Panasnya yang sempat mencapai 38 derajat celcius, kini sudah turun. Menurutnya Bambang dan Asup selain satu tempat kerja, juga satu kosan. (ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads