"Tanda-tanda sampai sekarang belum ada, cuacanya jelek sekali. Arus kencang dan ombak mencapai 2 meter mengganggu pencarian," ungkap Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Iskandar Sitompul kepada detikcom, Selasa (1/1/2008).
Untuk memburu Nomad di dasar laut, imbuh Iskandar, tim SAR hari ini menambah kekuatan penyelam dari 11 orang menjadi 17 orang.
Ketujuhbelas penyelam itu 11 orang di antaranya berasal dari PT Arun dan 6 orang lagi dari Dinas Penyelam Bawah Air Armabar dan Armatim. 6 Penyelam dari TNI AL baru diterjunkan ke perairan Sabang hari ini.
"Pencarian juga bergeser ke selatan perairan Sabang, tepatnya di posisi 5 NM," ujar Iskandar.
Di hari ketiga jatuhnya Nomad, kata Iskandar, pencarian dilakukan dengan mengerahkan 3 KRI yakni KRI Teluk Celukan Bawang, KRI Sigaluh, KRI Pulau Nusa, 1 pesawat Cassa TNI AL, dan 1 heli Bolco bantuan Disnerbad.
"Pencarian dipimpin Kolonel Laut Tri Wahyudi. Selain sebagai ketua tim SAR, dia juga merupakan Danlanal Sabang. Kita minta doa semua pihak supaya pencarian membuahkan hasil," katanya.
(umi/ary)











































