Duta Muda Asean Akhiri 2007 dengan Misi Kebudayaan

Laporan dari Praha

Duta Muda Asean Akhiri 2007 dengan Misi Kebudayaan

- detikNews
Selasa, 01 Jan 2008 06:03 WIB
Duta Muda Asean Akhiri 2007 dengan Misi Kebudayaan
Praha - Dari Praha para Duta Muda ASEAN Indonesia (DMAI) 2007 berharap bahwa pada 2008 Indonesia akan tetap menjadi driving force di ASEAN dan berupaya agar generasi muda terus memainkan perannya sebagai future leaders di kawasan tersebut.

Setelah tiga minggu mempromosikan Batik di Ceko, para Duta Muda Asean Indonesia (DMAI) 2007, yang diwakili Yoes Chandra Kenawas, Kinanti Kusumawardani, Andiputera Sparinga dan Menur Adhiyasasti melewatkan akhir tahun 2007 dengan pesta kembang api di pusat kota Praha.

Demikian seperti dipantau detikcom melalui kontak telepon Den Haag-Praha menjelang pergantian tahun waktu Eropa Barat, Senin 31/12/2007.

Mereka berbaur dengan masyarakat Ceko dalam merayakan awal tahun 2008. Pada kesempatan itu keempat DMAI menikmati hiburan live music di depan Astronomy Watch, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Praha, yang juga mensponsori pagelaran Senandung Batik Indonesia.

Ditingkatkan

Sebelum mengakhiri rangkaian tugas misi kebudayaan Senandung Batik Indonesia, mereka juga telah melakukan lawatan ke Slovakia, Hungaria dan Austria pada 28-30 Desember 2007.

Pada jamuan makan malam di Bratislava, Dubes Lutfi Rauf mengatakan bahwa partisipasi generasi muda dalam mempromosikan kebudayaan Indonesia harus disambut positif dan perlu lebih ditingkatkan.

Sementara itu Octavino Alimudin, First Secretary KBRI Budapest, saat mendampingi para DMAI 2007 di Hungaria menyatakan bahwa kegiatan DMAI dinilainya sangat bermanfaat bagi promosi Indonesia di luarnegeri dan mengharapkan kegiatan ini dapat diikuti oleh KBRI lain.

Di ketiga negara tersebut DMAI mengunjungi gedung parlemen, istana, heroes square, museum nasional dan berbagai tempat bersejarah lainnya. Mereka juga menjadi saksi mulai dibukanya perbatasan negara-negara yang baru menerapkan sistem Schengen.

Kesamaan

Yoes mengatakan bahwa pembukaan perbatasan ini merupakan hal yang menarik karena lebih mempermudah pergerakan baik orang, barang maupun jasa di Eropa, terutama bagi negara-negara Eropa Tengah dan Timur.

Sementara itu Menur mengatakan kunjungan ke berbagai negara ini adalah peluang berharga untuk menambah informasi mengenai kehidupan masyarakat di Eropa, terutama generasi mudanya.

Andy Sparinga juga menyebutkan bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan untuk mempromosikan Indonesia terutama bidang pariwisata dalam mendukung program Visit Indonesia Year 2008.

Sedangkan Kinanti berpendapat bahwa negara Eropa Tengah dan Timur ini mempunyai kesamaan dengan Indonesia dalam hal menonjolkan kekayaan budaya dan sejarahnya sebagai asset negara. Hal ini merupakan contoh yang dapat dilakukan oleh generasi muda Indonesia.

Dijadwalkan para Duta Muda ini akan terbang kembali ke Indonesia pada 2 Januari 2008 mendatang.
(es/es)


Berita Terkait