Menkes Berkunjung, RS Sanglah Denpasar Diancam Bom

Menkes Berkunjung, RS Sanglah Denpasar Diancam Bom

- detikNews
Senin, 31 Des 2007 15:11 WIB
Denpasar - RSU Sanglah Denpasar mendapat kado ancaman bom saat merayakan HUT ke 48. Perayaan HUT dihadiri Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dan Gubernur Bali Dewa Made Beratha.

Ancaman bom disampaikan ke RS Sanglah melalui telepon dengan ekstensi 133 yang merupakan Ruang Radioterapi di lantai 3 pukul 11.15 Wita, Minggu (31/12/2007).

"Sanglah akan saya ledakkan. Saya teroris kelas kakap. Telah tersebar beberapa bom di RS ini. Selamat bekerja semoga di Tahun Baru, Sanglah lebih baik lagi," ujar si pengancam bom seperti ditirukan Dirut RS Sanglah dr I Gusti Lanang Made Rudiarta di RS Sanglah Jl Pulau Nias, Denpasar, Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ancaman itu disampaikan, sedang berlangsung perayaan HUT ke 48 di rumah sakit terbesar di Bali ini. Ancaman bom itu pun ditanggapi serius pihak rumah sakit. Petugas keamanaan RS langsung menghubungi dan meminta bantuan Polda Bali.

Tim gegana Polda Bali yang membawa 2 anjing pelacak melakukan penyisiran. Tidak ditemukan bom atau bahan peledak di rumah sakit ini. Pada saat penyisiran, Menkes, Gubernur dan Dirut sedang santap siang di salah satu aula di RS itu.

Namun ancaman tersebut tidak membuat panik para petugas untuk mengevakuasi pasien. Apakah ada yang tidak puas dengan pelayanan RS itu sehingga melakukan ancaman?

"Sampai sekarang tidak ada laporan atau pengaduan seperti itu," ujar Rudiarta.
(nwk/mar)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads