Tidak saja kereta dari Semarang yang dilibatkan, tapi juga dari Pekalongan dan Weleri (Kendal). Kereta barang itu membawa material seperti batu, pasir, dan tangga besi untuk menambal landasan rel yang tergerus banjir.
Untuk sementara ini, petugas PT KA berusaha membuka akses kereta lori ke jalur Semarang-Surabaya. Dengan demikian, paling tidak, ada kereta lori yang bisa membawa material ke lokasi yang tergerus banjir.
"Dari Semarang ke Surabaya ada beberapa titik rel yang tergerus. Yang bisa dilakukan, ya rel pertama yang kami temui di sekitar Cepu-Bojonegoro," kata Kepala Humas PT KA Daops IV Semarang, Warsono kepada detikcom, Senin (31/12/2007).
Warsono memprediksi, jika banjir tak datang lagi, maka dibutuhkan waktu seminggu untuk membangun lagi landasan rel. Namun jika banjirnya datang terus, maka penggarapannya dipastikan lebih lama lagi.
"Itu sulit Mas. Landasan sedalam dua meter lenyap digerus air. Ada yang sepanjang 50 meter, 65 meter, dan 75 meter. Kalau dihitung total ya sekitar 500 meter," katanya.
(mar/mar)











































