Banyak agenda yang akan digelar para anak bangsa untuk menutup tahun 2007 dan menyambut tahun 2008. Selain acara-acara yang bersifat menghibur, ada juga acara yang relijius, seperti melakukan zikir bersama.
Bagi berbagai pihak yang menggelar zikir bersama, acara bernuansa relijius merupakan cara yang paling tepat untuk menutup 2007, dibanding acara yang terkesan hanya hura-hura. Apalagi, selama 2007, banyak musibah dan bencana alam yang mendera bangsa ini.
Presiden SBY dan Wakil Presiden Jusuf Kalla termasuk orang yang akan memanfaatkan malam pergantian tahun ini, Senin (31/12/2007) dengan berzikir. Ketua MPR Hidayat Nurwahid juga akan melakukan hal senada.
Rencananya, SBY akan mengikuti zikir bersama di Masjid Istiqlal. Sementara Jusuf Kalla akan mengikuti zikir bersama para kaum muslimin di Masjid Sunda Kelapa, masjid yang dekat dengan rumah dinasnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Hidayat Nurwahid akan memberikan tausiyah dalam acara zikir akbar di Masjid At Tien, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Zikir akbar di Masjid At Tien juga akan diikuti oleh dua pimpinan ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin juga akan didaulat memberikan tausiyah.
Tema zikir di Masjid At Tien yang digelar Republika ini adalah 'Zikirku Untuk Lingkunganku'. Acara zikir bersama yang dimulai pukul 18.00 WIB ini akan dipimpin KH Arifin Ilham.
Sudah sejak jauh hari, panitia telah mempublikasikan agenda zikir di Masjid At-Tien yang akan diramaikan rampak bedug yang akan dipimpin drummer Gilang Ramadhan ini. Para kaum muslim yang ingn mengikuti acara ini diimbau mengenakan baju warna putih.
Diperkirakan puluhan ribu umat Islam akan mengikuti acara tersebut. Tahun lalu, acara zikir bersama ini diikuti sekitar 60 ribu orang. Zikir bersama ini disiarkan langsung di Lativi mulai pukul 21.00 WIB. (asy/mar)











































