Apalagi, dengan perbekalan dan sebagian besar perlengkapan yang ditinggalkan di basecamp membuat nasib 3 mahasiswa STIE Bandung yang hilang sejak Rabu 26 Desember lalu dalam bahaya.
"Sulit untuk bertahan hidup dalam kondisi seperti itu lebih dari empat hari," kata Kinsen, rekan 3 mahasiswa yang hilang, saat dihubungi detikcom, Senin (31/12/2007).
Namun, Kinsen yakin, ketiga rekannya yang tergabung dalam Barisan Mahasiswa Pencinta Alam (Bramapala) STIE Bandung itu sudah terlatih. "Mereka sudah mengikuti pelatihan dan pendidikan dasar pencinta alam," ujarnya.
Dia khawatir, jika tidak tersesat, kemungkinan besar ketiga rekannya mengalami kecelakaan dalam perjalanan naik atau turun dari puncak gunung. "Jalur di sekitar puncak cukup curam apalagi kalau hujan sangat licin," imbuh Kinsen.
(bal/bal)











































