"Pencarian akan dilanjutkan mulai pukul 05.00 Wita hari ini," kata Kapolsek Rendang, Bali, AKP Wayan Widarma saat dihubungi detikcom, Senin (31/12/2007).
Dijelaskan Widarma, selain Balawista, tim SAR dibantu aparat dari kepolisian dan warga. Pencarian akan dilakukan dari lokasi basecamp tempat ditemukannya barang-barang milik 3 mahasiswa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Widarma mengatakan, polisi baru menerima laporan dari rekan 3 mahasiswa tersebut pada Minggu siang kemarin. "Temannya melapor karena mereka janji bertemu di Denpasar kemarin tapi tidak datang-datang," ujarnya.
Memang, diakui Widarma, meski cuaca buruk menyelimuti sekitar Gunung Agung, tidak ada larangan bagi para pendaki yang akan naik ke gunung yang memiliki ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut itu.
"Larangan resmi memang tidak ada. Hanya berupa imbauan. Petugas juga menyarankan, kalau memang ingin naik untuk membawa pemandu lokal," kata Widarma.
Pihak kepolisian belum berani menetapkan status ketiga mahasiswa itu apakah benar-benar hilang. "Dari kejadian sebelumnya biasanya para pendaki itu tersesat. Mudah-mudahan bisa kita temukan," pungkas Widarma.
Sebelumnya, 3 mahasiswa STIE Bandung yakni Muhammad Iqbal (21), Eko Saputro Sudirman (21), dan Yunita Indah Safitri (20), dilaporkan hilang oleh rekannya Kinsen. Ketiganya mendaki Gunung Agung pada Rabu 26 Desember sekitar pukul 18.00 Wita, melalui jalur Pura Agung Besakih meski sempat dilarang Balawista.
(bal/bal)











































