Juru bicara Partai Liga Muslim Pakistan Tariq Azim menyebutkan, penundaan pemilu selam 12 minggu merupakan hal yang realistis mengingat kondisi pakistan yang tidak aman pascatewasnya pemimpin oposisi Benazir Bhutto Kamis 27 Desember lalu.
"Kami memutuskan menunda kampanye karena kondisi yang terjadi sekarang," kata Azim seperti dikutip AFP, Minggu (30/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami terus memikirkan hal ini. Penundaan pemilus 10 sampai 12 minggu sangat realistis," imbuh Azim.
Sebelumnya Partai Rakyat Pakistan (PPP) yang ditinggalkan Bhutto telah mengumumkan hari berkabung selama 40 hari.
"Mungkin terlalu berlebihan jika kami memaksakan PPP untuk ikut jika Pemilu dilaksanakan pekan depan," pungkas Azim.
(bal/bal)











































