"Pilkada saat ini hanya dijadikan sebagai arogansi kekuasaan dan money politic, tidak digunakan untuk tujuan demokrasi," ujar Agum saat mengisi acara catatan akhir tahun Gus Dur di Hotel Santika, Jl KS Tubun, Jakarta, Minggu (30/12/2007).
Menyikapi hal tersebut, salah satu kandidat terkuat gubernur Jawa Barat ini meminta kepada masyarakat untuk ikut menertibkan hal-hal menyimpang dalam pelaksanaan pilkada, termasuk juga menertibkan banyaknya praktik politik uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat kondisi bangsa Indonesia 2007, Agum memiliki pendapat berbeda dengan para tokoh lain. "Kalau kita mau jujur, kondisi kita tidak terpuruk. Prihatin iya, dalam segala aspek kehidupan, banyak hal yang tidak penting tapi terjadi," kata Agum.
Agum juga meminta kepada seluruh komponen bangsa untuk jujur dalam melihat bangsa ini. "Untuk melihat potret bangsa kita, perlu ada kejujuran hati," tandasnya.
(anw/bal)











































