"Dari tahun 2005-2007, KY menerima laporan 3.120 kasus. Setahun berarti sekitar 1.000-an. Semua yang dilaporkan adalah putusan hakim yang bermasalah," ujar Ketua KY Busyro Muqoddas.
Hal tersebut ia sampaikan saat mengisi acara "Catatan Akhir Tahun Gus Dur" di Hotel Santika, Jl KS Tubun, Jakarta, Minggu (30/12/2007).
Menurut Busyro, di tahun 2007 banyak terjadi ketidakadilan hukum. Akibatnya, rakyatlah yang menjadi korban.
"Moralitas hukum tidak dilakukan oleh para hakim, sehingga banyak putusan hakim yang bermasalah, seperti putusan majelis hakim di Medan beberapa waktu lalu tentang
pembalakan liar," kata Busyro.
Di lain pihak, pelemahan-pelemahan hukum menurut pria asli Yogyakarta ini terjadi di berbagai sektor. "Ironisnya, ini dilakukan atas nama hukum. Maka yang terjadi adalah demoralisasi oleh para penegak hukum," ungkap Busyro.
Unutuk itu, Busyro meminta agar masyarakat sipil beserta ormas-ormas yang ada untuk terus mengawasi perilaku para penegak hukum, agar penegakan hukum di Indonesia bisa tercapai.
(anw/fay)











































