Jakarta - Sebanyak 123 preman dijaring dalam operasi pengamanan tahun baru di Jakarta. Para preman yang tertangkap itu tersebar di berbagai pusat keramaian seperti di Blok M, Setiabudi, dan Kebayoran Lama.
"Ini hasil operasi dua hari terakhir, aksi mereka meresahkan masyarakat, seperti mencongkel spion," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Chairul Anwar, di Mapolres, Jalan Wijaya II, Jaksel, Minggu (30/12/2007).
Untuk menutupi aksinya, para preman beroperasi dengan berpura-pura menjadi pengamen, pembersih kaca mobil, ataupun pedagang souvenir. Seperti layaknya preman, tubuh mereka dipenuhi tato, sedangkan telinganya memakai anting besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini mereka masih dijemur di halaman Mapolres guna proses hukum lebih lanjut. Menunggu giliran diperiksa, mereka disuruh menyanyi. Tapi karena bukan penyanyi sungguhan, aksi nyanyi itu justru menimbulkan kelucuan. Selain menangkap preman, polisi juga mengamankan 5.308 botol minuman keras dari berbagai merek serta ribuan petasan.Β Rencananya miras dan petasan akan dimusnahkan setelah direndam dulu.
"Akan kami terus intensifkan hingga malam pergantian tahun baru, supaya tahun baru aman," imbuh Khairul Anwar.
(iy/iy)