Kesibukan yang luar biasa nampak di kampung-kampung di wilayah Jebres, Serengan dan Pasarkliwon. Warga yang sudah kembali ke rumah, nampak mengeluarkan semua perabotan, menjemur pakaian dan mengepel rumah.
Aktivitas bersih-bersih yang cukup berat terjadi di wilayah Jebres. Di lokasi ini luapan air tidak hanya disertai sampah namun juga lumpur. Lumpur setinggi lutut mengendap di rumah-rumah warga sehingga mulai kemarin warga sudah bergotong-royong membersihkannya.
Dari data Posko Induk Banjir Solo di Loji Gandrung, Jl. Slamet Riyadi, hanya sejumlah pengungsi yang saat ini masih memilih tetap tinggal di Balikota Solo. Mereka akan kembali setelah kondisi rumah benar-benar aman dan bersih. Sementara tempat pengungsian di GOR Manahan sudah kosong.
Menurut petugas Posko Induk Loji Gandrung, beberapa permintaan warga untuk membantu pembersihan rumah-rumah, seperti truk sampah maupun truk penyemprot air sudah disampaikan ke dinas terkait. Dan sejak kemarin, truk-truk hari ini mulai beroperasi.
Meski banjir sudah surut, pemerintah kota telah mengeluarkan imbauan agar warga tetap waspada. Berdasarkan informasi dari BMG Jateng dan BMG Pusat diperkirakan hujan deras masih akan terus mengguyur Solo hingga pertengahan Januari 2008.(Yudhi Hartomo
(iy/iy)










































