Inilah Rekaman Pembicaraan Dalang Pembunuh Bhutto

Inilah Rekaman Pembicaraan Dalang Pembunuh Bhutto

- detikNews
Sabtu, 29 Des 2007 13:48 WIB
Inilah Rekaman Pembicaraan Dalang Pembunuh Bhutto
Rawalpindi - Pemerintah Pakistan yakin Baitullah Mehsud adalah orang yang paling bertanggung jawab terhadap pembunuhan politisi Benazir Bhutto. Dugaan itu menguat dengan adanya rekaman pembicaraan antara Mehsud dengan seseorang yang diduga anggota teroris.

Harian The Sun menyebut seseorang itu sebagai Mr Cleric. Inilah rekaman pembicaraan via telepon antara keduanya yang diperoleh pemerintah Pakistan seperti dilansir dari The Sun, Sabtu (29/12/2007).

Mr Cleric : Assalamualaikum
Mehsud : Walaikum Salam
Mr Cleric : Bagaimana kabarmu?
Mehsud : Baik.
Mr Cleric : Selamat. Saya tiba malam ini.
Mehsud : Selamat juga buatmu.
Mr Cleric : Saat itu ada 3 orang kita di sana.
Mehsud : Siapa mereka?
Mr Cleric : Mereka Saeed, yang kedua Badarwala Bilal, dan ada juga Ikramullah di sana.
Mehsud : 3 Orang itu yang melakukannya?
Mr Cleric : Yang melakukan Bilal dan Ikramullah.
Mehsud : Jadi selamat lagi buatmu.
Mr Cleric : Anda di mana? Saya ingin bertemu.
Mehsud : Saya di Makin. Datanglah ke rumah Anwar Shah.
Mr Cleric : Baik, saya datang.
Mehsud : Jangan beritahu keluarga mereka nanti.
Mr Cleric : Baiklah.
Mehsud : Ini adalah pekerjaan yang spektakuler. Mereka benar-benar anak-anak muda pemberani karena berani membunuhnya.
Mr Cleric : Alhamdulillah. Saya akan beri tahu detilnya saat saya tiba.
Mehsud : Baik, akan saya tunggu Anda. Sekali lagi, selamat.
Mr Cleric : Selamat juga.
Mehsud : Butuh sesuatu?
Mr Cleric : Terimakasih banyak.
Mehsud : Assalamualaikum
Mr Cleric : Walaikum salam

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata-kata Mehsud, "Mereka benar-benar anak-anak muda pemberani karena berani membuhuhnya," adalah kata-kata yang membuat pemerintah Pakistan yakin, pria berjenggot dan berambut panjang itu terlibat dalam pembunuhan Bhutto. (nvt/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini