Meski berada di tempat terpisah, kedua jenazah ditemukan dalam waktu yang hampir bersamaan. Mayat Ny Giono ditemukan di belakang reruntuhan SD Ledoksari. Sedangkan Sriyatmi (60), ditemukan di dekat jalan desa.
Kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Meski belum membusuk, namun kedua jenazah tersebut sudah mengeluarkan aroma yang tidak sedap.
Petugas sempat mengalami kesulitan saat akan melakukan evakuasi. Sebab jasad mereka terbenam dan tertimbuhan reruntuhan bangunan serta material longsor lainnya.
Dengan penemuan ini, berarti korban longsor di desa tersebut yang telah dievakuasi sebanyak 29 orang. Saat ini kedua jenazah sedang dimandikan dan selanjutnya dimakamkan. (djo/djo)











































