"Banjirnya sudah surut sejak Jumat sore," kata Uyung (55) kepada detikcom di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (29/12/2007).
Perekonomian di Muara Baru telah menggeliat. Aktivitas warga yang sempat 'dikepung' bajir kembali normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sempat tutup toko 3 hari baru buka hari ini. Kalau banjir, toko saya terendam hingga betis," kata pemilik toko kelontong, Imah (45).
Seorang sopir bajaj, Anto (27) mengaku pendapatannya menurun sejak rob menerjang.
"Waktu banjir yang tinggi, saya narik di luar. Pendapatannya turun sebab langganan saya banyak di sini. Biasanya dapat 50 ribu tetapi waktu banjir hanya dapat 30 ribu. Mudah-mudahan tidak pasang lagi," ujar Anto.
Beberapa warga Muara Baru tampak menyambangi Puskesmas Penjaringan. Warga kebanyakan mengeluh sakit gatal-gatal, diare dan flu.
"Dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB, baru ada 10 pasien. Kebanyakan anak-anak," kata dr Ninarti. (aan/nvt)










































