Ramai-ramai Buang Kenangan Buruk 2007

Ramai-ramai Buang Kenangan Buruk 2007

- detikNews
Sabtu, 29 Des 2007 12:23 WIB
New York - Dalam kehidupan tentunya tidak melulu ada tawa, tetapi juga air mata. Orang-orang di New York, AS, pun beramai-ramai membuang kenangan buruk yang pernah terjadi pada 2007. Caranya?

Mereka mengumpulkan barang-barang yang mengingatkan pada kenangan-kenangan buruk, seperti foto mantan suami, surat-surat lama, dan telepon seluler yang dianggap menyebalkan.

"Saya ingin melupakan mantan tunangan saya setelah kami kami bersama selama 4,5 tahun," ujar warga New York Pierre Lucien (47) seperti dikutip dari AFP, Jumat (28/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sobek-sobek fotonya karena saya benar-benar mempunyai kenangan buruk tentangnya. Saya memergoki dia sedang dengan pria lain saat saya sedang liburan musim panas," imbuhnya.

Kegiatan massal membuang kenangan buruk itu digelar di persimpangan Times Square New York, Jumat 28 Desember 2007 kemarin. Di tempat itu, pada malam Tahun Baru akan dipadati ratusan orang seperti biasanya.

Karena itu, Jumat kemarin disebut Hari Pembebasan Kebaikan. Sebab mereka berharap akan mendapat kebaikan setelah mereka berupaya melupakan kenangan buruk yang sangat sulit dilupakan.

"Saya berusaha lepas dari obsesi untuk mabuk, memakai narkoba, ataupun obsesi pada perempuan. Saya ingin menjadi lebih baik. Hari ini, saya sudah melewati 32 hari dengan bersih, dan saya ingin melanjutkan. Ini adalah awal yang baik," ujar pria berusia sekitar 40 tahun dengan mantap.

Tampak beberapa orang yang melempar file-file berisi kertas kerja. Ada pula yang melempar sejumlah dokumen tentang pinjaman rumah yang tidak bisa dibayar.

Geraldine (36), perempuan berdarah Ekuador, juga hadir dalam acara tersebut bersama 2 putrinya. Dia secara simbolik mengucapkan selamat tinggal kepada mantan suaminya.

"Kami telah mengalami sesuatu yang buruk sampai akhirnya dia meningalkan kami. Selain itu kami juga ingin melupakan hubungan buruk dengan para kolega kami," jelasnya.

"10 Tahun hubungan yang buruk," ujar seorang perempuan lainnya sambil menghancurkan tumpukan kertas dengan senyum tersungging.

Di akhir acara, sebuah truk sampah membawa serpihan kertas yang ada di lokasi tersebut untuk didaur ulang. Yang menarik, ada hadiah US$ 250 bagi orang yang melupakan kenangan buruknya dengan cara yang kreatif.

Bagaimana dengan Anda? (nvt/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads