Soeparlan adalah jamaah yang tergabung dalam Kloter 42 Surabaya. Soeparlan dan puluhan jamaah lain dari kloternya maupun dari Kloter 12 Medan pada Kamis siang kemarin melakukan demo mendatangi Sektor I Makkah untuk memprotes kemacetan air di pemondokan. Aksi itu berakhir dengan pemukulan terhadap seorang petugas.
Pelaksana Pengamanan PPIH Daker Makkah, AKBP Agus Purwoto, mengatakan Soeparlan ditangkap polisi Saudi pada Kamis malam, ketika dia bersama teman-teman satu kloternya hendak dipindahkan ke Madinah. Soeparlan ditahan di kantor polisi setempat, sedangkan jamaah Kloter 42 Surabaya lain tetap dipindahkan ke Madinah.
"Dia ditahan masih dalam status saksi. Karena hari Jumat ini hari libur maka pemeriksaan terhadap dia baru akan dilakukan besok. Dia akan dimintai keterangan siapa saja pelaku perusakan lobi hotel dan pemukulan petugas dalam aksi kemarin," ujar Agus, saat dihubungi Jumat (28/12/2007) siang WAS.
Menurut Agus, meskipun Soeparlan tidak ikut melakukan pemukulan tapi dia termasuk mengajak jamaah lainnya untuk melakukan demo. Karenanya tidak tertutup kemungkinan jamaah lain yang menjadi pelaku perusakan dan pemukulan juga akan ditangani polisi Arab Saudi.
Pihak PPIH, kata Agus, akan terus mengikuti proses hukum yang sedang ditangani pihak berwajib Arab Saudi tersebut. Sedangkan hingga saat ini belum ada pernyataan memaafkan para pelaku dari pihak pemilik hotel yang dirusak ataupun korban pemukulan yang dapat meringankan proses hukum sesuai aturan hukum di Saudi. (mbr/asy)











































