Menhan Kenang Sosok dan Peran Penting Mantan Panglima TNI Widodo AS

Menhan Kenang Sosok dan Peran Penting Mantan Panglima TNI Widodo AS

Adhfar Aulia Syuhada - detikNews
Minggu, 25 Okt 2026 12:44 WIB
Rumah duka mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo AS (Adhfar/detikcom)
Foto: Rumah duka mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo AS (Adhfar/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin berduka atas meninggalnya mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo AS. Sjafrie mengenang peran Widodo yang disebutnya pemersatu tiga matra TNI.

"Kita merasa kehilangan seorang pelopor, ya. Dia pada zaman reformasi aktif sekali mempersatukan TNI sampai beliau turun ke daerah-daerah mengumpulkan tiga angkatan untuk memberikan semangat persatuan dan kesatuan TNI pada waktu itu menghadapi transisi reformasi," kata Sjafrie ditemui di rumah duka Widodo di Kompleks TNI AL, Jakarta Utara, Minggu (25/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sjafrie menyebut Widodo membuat TNI semakin kuat. Dia menyebut hal itu terus dilanjutkan oleh para pimpinan TNI saat ini.

"Itu peranan beliau yang sangat penting sebagai kekuatan psikologis bagi TNI untuk bersatu. Dan inilah yang sekarang dilaksanakan oleh para pemimpin TNI," katanya.

ADVERTISEMENT

Sjafrie mengenang Widodo sebagai pemimpin yang mengajak anak buah untuk berpikir bersama. Dia mengenang sering diajak Widodo untuk berdiskusi.

"Waktu saya tugas di Mabes TNI, saya sebagai Staf Ahli Panglima, saya sebagai Staf Ahli Panglima, dan beliau sebagai Panglima. Beliau menjadikan saya tangki pemikir untuk mengelola kebijakan-kebijakan dan strategi militer untuk pertahanan. Ada satu yang paling saya selalu ingat adalah 'pikir bareng'. Jadi beliau tidak pernah berpikir sendiri. Beliau selalu mengumpulkan staf dan bekerja sama untuk mengambil kesimpulan," katanya.

Sjafrie juga menyebut hubungan Widodo dengan Presiden Prabowo Subianto sangat baik. Dia mengenang hubungan Prabowo dengan Widodo saat membangun kekuatan pertahanan RI.

"Selain itu juga, almarhum mempunyai hubungan yang sangat baik di dalam pembangunan kekuatan pertahanan dengan Menteri Pertahanan pada waktu yang lalu, Menteri Pertahanan Prabowo yang sekarang sudah menjadi Presiden. Hubungan emosional, hubungan psikologis ini sangat dekat sekali," katanya.

Menhan Sjafrie (Adhfar/detikcom)Menhan Sjafrie (Adhfar/detikcom)

Sebelumnya, Widodo AS meninggal dunia pada Sabtu (24/10). Informasi wafatnya Widodo AS juga telah dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul.

"Betul," kata Tunggul saat dihubungi, Minggu (25/10/2026).

Widodo AS diketahui merupakan Panglima TNI periode 1999-2002. Dia juga pernah menjabat sebagai Menko Polhukam periode 2004-2009.

Lihat juga Video: Momen Pemakaman Eks Panglima TNI Widodo AS Berlangsung Khidmat

Halaman 3 dari 3
(haf/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini