Pakistan diprediksi akan menghadapi situasi yang semakin sulit dan kemungkinan chaos yang semakin meluas.
"Setelah ini situasi Pakistan akan lebih semrawut, dan kacau. Chaos tak akan terhindarkan sampai ketahuan siapa pelaku pembunuhan. Perasaan saling tuduh dan saling curiga akan melemahkan sendi-sendi kehidupan di Pakistan," cetus Amien kepada wartawan di kampus UGM Bulaksumur Yogyakarta, Jumat (28/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara-cara pembunuhan terhadap tokoh oposisi di negara Asia Selatan itu, imbuh Amien, harusnya dihentikan. Tidak selayaknya seorang tokoh demokrasi dilenyapkan begitu saja oleh seorang teroris, karena pasti akan sangat menghambat pengembangan demokrasi di Pakistan.
Di sisi lain, kejadian ini memunculkan teka-teki besar. Musharraf sebagai seorang militer yang dekat dengan Amerika ternyata tidak menjamin negara yang dipimpinnya bisa demokratis.
"Malah biasanya pemimpin yang dekat dengan Amerika dipelihara tetap otoriter, otokrat dan tetap tidak mendengar jeritan rakyatnya," katanya.
Menurut Amien, krisis yang terjadi di Pakistan tidak akan berpengaruh terhadap Indonesia. Meski demokrasi Indonesia sejauh ini belum juga memuaskan setidaknya masih lebih baik dibandingkan Pakistan
"Kalau di Indonesia tidak ada tradisi melenyapkan tokoh politik dengan cara pengecut seperti itu," tegas Amien. (bgs/umi)











































