Tingginya air di waduk disebabkan hujan yang turun terus-menerus sejak Kamis malam.
Kasubdin Divisi Jasa Air Perum Jasa Tirta Bengawan Solo, Winarno, mengatakan, untuk mengurangi volume air waduk, dua dari empat pintu air Waduk Gajah Mungkur dibuka penuh sekitar pukul 07.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari dua pintu yang dibuka, air yang dialirkan bisa mencapai 250 meter kubik per detik. Pintu ini akan dibuka sampai ketinggian air mencapai batas aman. Air kemudian akan mencapai Solo dalam waktu lima sampai enam jam.
"Namun jumlah itu tidak seluruhnya sampai Solo. Saat melalui Bendungan Colo, Sukoharjo, aliran air akan terpecah ke saluran irigasi dan ke sungai Bengawan Solo," tuturnya.
Keputusan untuk membuka pintu air, menurut Winarno, sudah disesuaikan dengan ketinggian air di Sungai Bengawan Solo, khususnya pos pengawasan Jurug.
Menurutnya, air yang tercatat di Pos Jurug hari ini mencapai 10,5 meter dan relatif akan menurun. Berdasarkan pertimbangan tersebut, pihaknya berani membuka dua pintu air sekaligus.
Winarno menambahkan, pintu air Waduk Gajah Mungkur kemungkinan akan dibuka lagi hari ini jika ketinggian air kembali membahayakan.
"Kalau di daerah hulu Gajah Mungkur masih hujan, bisa dipastikan ketinggian air akan meningkat lagi," ujarnya. (umi/nrl)










































