Banjir di Cepu, 3 KA Masuk Jakarta Terlambat 7 Jam

Banjir di Cepu, 3 KA Masuk Jakarta Terlambat 7 Jam

- detikNews
Jumat, 28 Des 2007 14:50 WIB
Jakarta - Banjir menggenangi rel kereta api (KA) antara Cepu-Tobo, Blora, Jawa Tengah. Beberapa KA jurusan Surabaya-Jakarta terjebak banjir dan terlambat datang di Jakarta hingga 7 jam.

Hal itu dikatakan Humas PT KA Daops I Akhmad Sujadi ketika dihubungi detikcom, Jumat (28/12/2007).

"Banjir pukul 08.18 WIB, posisi KA Argo Anggrek dan KA Sembrani di Stasiun Tobo," kata Sujadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak pelak, hal itu mengakibatkan KA terlambat datang ke Jakarta. KA Argo Anggrek malam yang seharusnya tiba di Stasiun Gambir, Jakarta pukul 05.50, KA Sembrani yang seharusnya tiba pukul 04.50 mengalami keterlambatan hingga 7 jam.

KA yang sempat terjebak banjir itu kemudian ditarik lokomotif yang bisa melalui banjir.

"Kita datangkan lokomotif jengki yang traksi motornya lebih tinggi, jadi bisa lewat. Nanti ganti lokomotif lagi di Semarang, loko jengkinya untuk narik kereta ke arah timur sampai Bojonegoro," ujar Sujadi.

Sementara KA Gumarang, pada pukul 08.15 WIB sudah melewati Stasiun Bodri sebelah barat Semarang, sehingga tidak terjebak banjir. Di rel yang digenangi air pun sudah dipasang kantung pasir, dan berjalan dengan kecepatan 5 kilometer per jam.

Sedangkan KA Argo Anggrek pagi dari Stasiun Gambir ke Surabaya yang berangkat pukul 09.30 WIB, ditukar dengan rangkaian KA Bima yang berangkat sore ini. Sedangkan KA Bima akan memakai rangkaian KA Argo Anggrek. (nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini