Hal itu dikatakan Humas PT KA Daops I Akhmad Sujadi ketika dihubungi detikcom, Jumat (28/12/2007).
"Banjir pukul 08.18 WIB, posisi KA Argo Anggrek dan KA Sembrani di Stasiun Tobo," kata Sujadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KA yang sempat terjebak banjir itu kemudian ditarik lokomotif yang bisa melalui banjir.
"Kita datangkan lokomotif jengki yang traksi motornya lebih tinggi, jadi bisa lewat. Nanti ganti lokomotif lagi di Semarang, loko jengkinya untuk narik kereta ke arah timur sampai Bojonegoro," ujar Sujadi.
Sementara KA Gumarang, pada pukul 08.15 WIB sudah melewati Stasiun Bodri sebelah barat Semarang, sehingga tidak terjebak banjir. Di rel yang digenangi air pun sudah dipasang kantung pasir, dan berjalan dengan kecepatan 5 kilometer per jam.
Sedangkan KA Argo Anggrek pagi dari Stasiun Gambir ke Surabaya yang berangkat pukul 09.30 WIB, ditukar dengan rangkaian KA Bima yang berangkat sore ini. Sedangkan KA Bima akan memakai rangkaian KA Argo Anggrek. (nwk/nrl)










































