Langkah Pemprov DKI Cegah Separator Transjakarta Koridor 9 Ditabrak Lagi

Langkah Pemprov DKI Cegah Separator Transjakarta Koridor 9 Ditabrak Lagi

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Jumat, 23 Okt 2026 17:53 WIB
Separator jalur bus Transjakarta di Cawang, aJaktim ditabrak truk. Belasan rute bus TransJ dan angkot Jalingko sempat terdampak kecealakan truk. (dok TMC PMJ)
Separator jalur bus Transjakarta di Cawang, Jaktim, ditabrak truk. Belasan rute bus TransJ dan angkot Jaklingko terdampak kecelakaan truk. (dok TMC PMJ)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta bakal memperbaiki separator di Koridor 9 Transjakarta. Langkah ini dilakukan untuk mencegah truk masuk ke busway setelah berulang kali terjadi insiden kendaraan berat menabrak pembatas jalan tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan teknis pengerjaannya akan ditangani Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

"Yang jelas, untuk koridor itu, pasti akan kita lakukan perbaikan supaya truk-truk yang selama ini juga sering memanfaatkan itu tidak bisa melakukan itu," kata Pramono di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (23/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono mengatakan rencana penanganan tersebut termasuk kemungkinan pemasangan separator. Namun dia menyerahkan detail teknis pelaksanaannya kepada instansi terkait.

ADVERTISEMENT

"Bahwa nanti ada pemasangan separator dan sebagainya, teknisnya biar dilakukan oleh Perhubungan dan Bina Marga," ujarnya.

Diketahui, dalam sebulan, insiden truk menabrak separator busway Koridor 9 sudah terjadi empat kali.

Dirangkum detikcom, Senin (19/10), tercatat ada 4 kali kejadian truk menabrak separator busway di Koridor 9 dalam sebulan terakhir, tepatnya dari September hingga Oktober. Kejadian ini sempat dikeluhkan netizen lantaran sering terjadi kecelakaan di sekitar Koridor 9 Transjakarta.

Adapun rute utama Koridor 9 melayani Pinang Ranti-Pluit, 9 N Pinang Ranti-Simpang Cawang, 9A Cililitan-Grogol, 9C Pinang Ranti-Bundaran Senayan.

Tonton juga video "Sarmuji Bicara Masa Depan Industri Indonesia"

(bel/idn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini