Kini, sebanyak 500 ibu-ibu pendukung jago PDIP, PAN dan PD, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'man (Sayang) giliran berdemo dengan membawa jerigen minyak tanah (minah).
Para pendemo membawa bendera Aliansi Perempuan Penegak Demokrasi. Mereka mendatangi Gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (28/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam orasinya mereka menganggap pilkada ulang hanya menghabiskan anggaran negara. Sebab Pilkada Sulsel yang baru lewat saja menelan biaya Rp 40 miliar.
"Lebih bagus uang itu diberikan kepada ibu-ibu miskin yang antre minyak tanah di Makassar," cetus salah satu pendemo.
Selain berorasi, para ibu ini menghamparkan kain putih sepanjang 50 meter di teras halaman Gedung DPRD Sulsel. Mereka meminta tanda tangan dukungan penolakan putusan MA.
Selain menggelar aksi di Gedung DPRD, ibu-ibu lalu mendatangi Kejati Sulsel di jalan yang sama.
(nik/nrl)










































