Hal itu diungkapkan anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Wonogiri, Arif Daryanto kepada detikcom.
"Pencarian pagi ini sudah dilanjutkan lagi karena cuaca mulai cerah. Sembilan korban yang diguga tewas di Kecamatan Tirtomoyo masih belum ketemu," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pencarian di Semangin memang agak sulit karena banyak batu-batu besar yang ikut longsor menimbun rumah sehingga perlu alat berat," kata Arif.
Menurut dia, pada hari Kamis kemarin, tim SAR berhasil menemukan lima korban di Dusun Pagah dan Sanggrahan. Kelima korban itu adalah Marinah (40), Novitasari (10), Tumi (75), Kariyem (65), Ernawati (15), Samiyem (50) dan Ny Tumi (41).
"Semua sudah dimakamkan di makam desa setempat. Pencarian di Dusun Pagah tinggal dua orang lagi. Sedang di Semangin 7 orang juga belum ketemu," ujar Arif.
Selain melakukan pencarian, saat ini posko bencana terus melakukan pengiriman bantuan makanan dan obat-obatan di beberapa kecamatan yang terkena bencana banjir dan longsor. Akses jalan yang terputus sudah berhasil dibuka. Jembatan Gedong di perbatasan Ngadirojo - Nguntoronadi yang menghubungkan Pacitan Jawa Timur juga bisa dilewati kendaraan meski terbatas dan hanya satu ruas saja.
(bgs/umi)











































