Bhutto Tewas, Mega Warning SBY

Bhutto Tewas, Mega Warning SBY

- detikNews
Jumat, 28 Des 2007 10:36 WIB
Jakarta - Tewasnya pemimpin oposisi Pakistan Benazir Bhutto dikutuk oleh Ketua Umum PDIP Megawati. Dia berharap Indonesia dapat mengambil pelajaran dari keadaan tersebut dan menjaga keamanan saat menjelang Pemilu 2009 mendatang.

"Beliau mengutuk keras aksi pembunuhan tersebut karena ini termasuk aksi kekerasan politik. Ini harus menjadi warning buat pemerintah Indonesia. Kekerasan politik menjelang pemilu harus diantisipasi," ujar Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo saat dihubungi detikcom, Jumat (28/12/2007).

Menurut Tjahjo, Mega berpesan agar perbedaan pendapat dalam berpolitik harus dihargai. Ketua Umum PDIP itu juga berharap, meskipun ada perbedaan dalam berpolitik, namun aksi anarkis harus dihindari agar proses demokratisasi di Indonesia berjalan mulus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau berharap perbedaan pendapat harus dihargai agar proses demokrasi dapat berjalan dengan baik," imbuh Tjahjo.

Sebagai bentuk belasungkawa Mega, Tjahjo bersama pengurus DPP PDIP Sutradara Ginting akan ke kantor Kedubes Pakistan, sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka akan menyampaikan bunga dan surat belasungkawa dari DPP PDIP dan Megawati kepada keluarga Benazir Bhutto di Kedubes Pakistan Indonesia.
(nik/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads