Polisi Periksa 18 Saksi Terkait KMP Batumandi Terbakar di Merak

Polisi Periksa 18 Saksi Terkait KMP Batumandi Terbakar di Merak

M Iqbal - detikNews
Kamis, 22 Okt 2026 14:18 WIB
Sejumlah kapal tunda dan kapal patroli menyemprotkan air ke arah Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di perairan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Rabu (21/10/2026). Sebanyak delapan kapal dari unsur tim SAR gabungan masih melakukan pendinginan menggunakan water canon pascakebakaran KMP Batumandi pada Selasa (20/10), yang penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak berwenang. ANTARA FOTO/Rikardo/pma/nym.
KMP Batumandi yang terbakar di perairan Merak. (ANTARA FOTO/Rikardo)
Cilegon -

Polisi memeriksa 18 saksi terkait kapal KMP Batumandi terbakar di perairan Merak, Banten. Saksi berasal dari penumpang hingga kru kapal.

"Penyidik Direktorat Polair Polda Banten telah memeriksa 18 orang saksi. Penyelidikan ini masih berjalan. Siapa saja yang diperiksa yang pasti itu dimulai dari penumpang yang ada di kapal, baik itu pengemudi bus, baik itu kepala kamar mesin, kru yang ada di kapal sudah diperiksa," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea, Kamis (22/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyidik masih terus memeriksa saksi-saksi terkait peristiwa tersebut. Polda Banten juga berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk olah TKP.

"Jadi kami pastikan bahwa penyelidikan sampai dengan hari ini masih berjalan kita juga akan berkoordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri untuk persiapan olah TKP," katanya.

ADVERTISEMENT

Kapal ini diketahui tenggelam setelah dilakukan pemadaman. Polisi sudah berkoordinasi dengan pihak tertentu untuk mengapungkan kapal demi kepentingan penyelidikan.

"Olah TKP nanti, kita nanti kita apungkan dulu kapalnya, kita lakukan olah TKP. Ada yang lain," ujarnya.

Lihat juga Video 'Momen Penumpang KMP Batumandi Dievakuasi Pakai Perosotan Darurat':

(lir/lir)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini