Kemungkinan buruknya adalah negeri yang saat ini dipimpin George W Bush itu menjatuhkan sanksi pada Pakistan. Apalagi beberapa waktu lalu Menlu AS Condoleeza Rice sempat menyampaikan ancaman pada Presiden Pervez Musharraf.
Ancaman tersebut berisi AS siap menjatuhkan sanksi politik bila Musharraf tidak menyediakan ruang demokrasi pada Bhutto. Nasib hubungan Pakistan-AS tampaknya bergantung pada dialog Bush yang akan berbicara langsung dengan Musharraf lewat telepon setelah tewasnya Bhutto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemungkinan sanksi AS terhadap Pakistan dapat saja menjadi kenyataan. Apalagi Bhutto disebut-sebut sebagai tokoh yang akan membawa demokrasi ke Pakistan.
Dalam pernyataan resminya, Bush menyebut pembunuhan Bhutto sebagai tindakan pengecut. Pelaku menembak leher dan dada Bhutto sebelum akhirnya meledakkan dirinya sendiri.
(gah/gah)










































