HOAX! Waspada Situs Palsu Catut detikcom dan Chairul Tanjung

HOAX! Waspada Situs Palsu Catut detikcom dan Chairul Tanjung

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Okt 2026 19:16 WIB
Situs palsu yang mencatut detikcom dan memuat informasi palsu atau hoax tentang Chairman CT Corp, Chairul Tanjung. (dok ist)
Foto: Situs palsu yang mencatut detikcom dan memuat informasi palsu atau hoax tentang Chairman CT Corp, Chairul Tanjung. (dok ist)
Jakarta -

Situs palsu yang mencatut detikcom dan memuat informasi palsu atau hoax tentang Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, beredar. Masyarakat diminta untuk waspada jika mendapat kiriman link situs palsu tersebut.

Situs palsu yang beredar itu memuat tampilan seperti salah satu kanal pada detikcom. Situs palsu itu menampilkan foto kolase hasil kecerdasan buatan atau artificial intelligence yang menampilkan sosok Chairul Tanjung dan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Informasi dalam situs palsu itu memuat kabar bohong tentang serangan terhadap Chairul Tanjung hingga menyebabkan yang bersangkutan dilarikan ke rumah sakit. Situs palsu itu juga menampilkan isi wawancara palsu Chairul Tanjung yang menyarankan untuk berinvestasi di salah satu platform.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seluruh informasi, termasuk saran investasi itu, merupakan hoax. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi apa pun yang mencatut nama Chairul Tanjung maupun afiliasi perusahaan CT Corp.

ADVERTISEMENT

Fenomena penyalahgunaan AI untuk penipuan finansial dengan mencatut nama tokoh publik, pejabat, dan pengusaha ternama memang tengah marak terjadi di Indonesia. Kemajuan teknologi deepfake memungkinkan para penipu memanipulasi aset visual dan audio dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi, membuat modus penipuan berkedok investasi ini makin canggih.

Masyarakat diminta untuk selalu bersikap kritis dan melakukan pengecekan ulang (cross-check) terhadap informasi yang beredar di internet. Jika menemukan video, iklan, atau tautan mencurigakan yang menjanjikan imbal hasil tidak masuk akal, publik disarankan untuk segera melaporkannya ke pihak berwajib.

Tonton juga video "Rifaldy Fajar Ngaku Catut Nama Ibu Kandung dan UMB di 51 'Riset Palsu'"

(fca/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini