Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari, pukul 01.00 wita, Kamis (27/12/2007).
Salah satu dari pemilik dua kapal nelayan adalah milik Seniman. Seniman menuturkan, kapalnya karam setelah dihantam ombak ganas. Kapal naas tersebut, ditambatkan di tengah laut dengan alasan jangkarnya cukup kuat menahan arus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dua kafe ikan laut, yaitu Blue Ocean Sea Food serta Bali Sea Cafe hancur diterjang badai. Atapnya pada bangunan yang menghadap ke laut hancur berterbangan.
Koordinator Pengelola Kafe Ikan Laut di Kedogangan Wayan Alit mengatakan para pemilik kafe mesti bekerja keras menghadapi terjangan angin. Mereka mencegah agar atap kafe tidak hancur serta berusaha menghadang hempasan pasir yang diterbangkan angin agar tidak masuk ke dalam kafe.
Pemilik kafe memasang bedeg di bagian belakang kafe yang menghadap ke pantai untuk mencegah pasir masu ke dalam kafe. (gds/djo)











































