Iklan itu adalah milik toko elektronik Eto, yang dinilai mendiskreditkan orang tua menurut peraturan Pelayanan Anti-monopoli Federal seperti dilansir koran pemerintah Rossiiskaya Gazeta dari AFP, Kamis (27/12/2007).
Iklan televisi yang menjadi blunder itu mengatakan 'Bapak Salju tidak eksis'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kashevarov mengutip hukum Rusia dalam melarang iklan itu tayang,yang berbunyi mendiskreditkan orang tua dan pendidik, yang merusak kepercayaan anak yang sudah percaya terhadap sesuatu.
Eto tetap bertahan dengan iklannya dan beralasan bahwa iklan itu bukan ditujukan untuk anak-anak. (nwk/gah)











































