Hillary Clinton (60)
Kandidat paling kuat dari Demokrat ini sedang berjuang menjadi presiden AS wanita pertama. Mantan ibu negara dari Presiden Bill Clinton dan senator New York ini menawarkan untuk mengakhiri perang Irak, memperbaiki citra AS di luar negeri dan reformasi perawatan kesehatan.
Barack Obama (46)
Saingan berat Hilarry Clinton ini juga berjuang menjadi presiden berkulit hitam pertama di AS. Gaya retorikanya yang inspirasional dan gaya politiknya yang bersih mengingatkan orang pada presiden asal Demokrat John F Kennedy. Pengacara blasteran Kenya Afrika dan Kansas AS ini menyoroti senat Clinton saat memberikan suara atas serangan ke Irak. Barack Obama pernah tinggal di Jakarta, Indonesia sekitar tahun 1970-an. John Edwards (54)
Jutawan yang juga mantan pengacara ini menawarkan isu ekonomi yang populis dan membawa pulang tentara AS di Irak. Kendati jago menggalang dana, tapi dia diragukan bisa mengalahkan Clinton dan Obama dalam kampanye yang panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur New Mexico dan juga Duta Besar AS untuk PBB ini juga sedang berjuang menjadi presiden hispanik yang pertama di AS. Namun, posisinya masih di bawah Clinton, Obama, dan Edwards.
Christopher Dodd (63)
Veteran senator Connecticut dan Kepala Komite Bank Senat yang berkuasa ini tampaknya gagal memenuhi harapan publik dalam kampanyenya.
Joseph Biden (65)
Senator Demokrat dan Kepala Hubungan Luar Negeri Senat, dikenal berpengaruh jika berpidato dan pemain di balik layar.
Dennis Kucinich (61)
Anggota kongres dari Ohio yang flamboyan ini terkenal getol mengkritik perang Irak.
Mike Gravel
Mantan Senator Alaska yang penuh intrik. Terkenal dengan iklan kampanyenya yang melempar batu ke danau. (nwk/nrl)











































