Heboh Bendera Israel di Rumah Warga Lamongan, Pengibar Diduga ODGJ

Heboh Bendera Israel di Rumah Warga Lamongan, Pengibar Diduga ODGJ

Eko Sudjarwo - detikNews
Rabu, 21 Okt 2026 08:45 WIB
Bendera Israel yang dipasang di rumah warga Desa Made, Lamongan
Bendera Israel di Lamongan (Foto: Dok. Istimewa)
Lamongan -

Warga dihebohkan pemasangan bendera Israel di sebuah rumah di Desa Made, Lamongan, Jawa Timur (Jatim). Pengibar diduga mengalami gangguan jiwa alias orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Dilansir detikJatim, Rabu (21/10/2026), sebuah unggahan video yang menampilkan mural dan bendera Israel berkibar di rumah salah satu warga di Warga Desa Made, Kecamatan Lamongan, viral di media sosial. Pemerintah setempat langsung menindaklanjuti viralnya video tersebut.

Sekretaris Desa Made Khabbib Yaumiddin mengatakan warga yang memasang bendera Israel diketahui sehari-hari tinggal sendirian setelah kedua orang tuanya meninggal. Menurut Khabbib, pemilik rumah selama ini diketahui kerap mengekspresikan diri melalui tulisan maupun coretan di dinding yang ada di rumahnya dan jarang bergaul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau mengamuk tidak pernah. Orangnya lebih cenderung diam dan menyampaikan lewat tulisan-tulisan, mungkin karena kondisi gangguan jiwa tersebut," kata Khabbib.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Pj Kepala Desa Made, Suryo, mengatakan penurunan kain tersebut dilakukan setelah keberadaannya ramai diperbincangkan di media sosial. "Sesuai dengan yang viral di media sosial, pemasangan bendera negara tertentu hari ini kita lepas bersama Pak Babinsa, Pak Sekdes, dan disaksikan warga setempat," ujar Suryo.

Suryo berharap kain serupa tidak kembali dipasang sehingga tidak memicu keresahan di tengah masyarakat. Setelah kain diturunkan, coretan di sekitar lokasi juga dibersihkan. Pemerintah desa berharap langkah tersebut dapat menjaga ketertiban dan kenyamanan warga Desa Made.

Simak selengkapnya di sini

Lihat juga Video 'Viral Pria ODGJ Lempar Batu ke Kepala Balita di Lampung':

(isa/yld)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini