Polisi Analisis Rekaman CCTV Penganiayaan Koordinator BEM UI

Polisi Analisis Rekaman CCTV Penganiayaan Koordinator BEM UI

Taufiq Syarifudin - detikNews
Selasa, 20 Okt 2026 10:58 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO) PMI Ilegal ke Libya. Konferensi pers dihadiri Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin, Jumat (24/
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Penyidik Polda Metro Jaya menganalisis rekaman CCTV untuk mengusut kasus penganiayaan koordinator BEM UI, Hafidz Hernanda, oleh orang tak dikenal (OTK). Polisi juga melakukan uji laboratorium forensik (labfor) dalam mengusut kasus itu.

"Saat sekarang masih proses analisa CCTV, ada penambahan beberapa CCTV. Tentunya kita menjamin pasti proses perkara ini, penyelidikan yang dilakukan oleh Ditreskrimum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto seusai apel di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).

Budi mengatakan polisi terus melakukan upaya untuk mengungkap kasus tersebut. Katanya, polisi tidak menoleransi bentuk kekerasan apa pun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semoga menemukan hasil yang signifikan dan segera mengungkap pelaku serta peristiwa kejadian-kejadian ini. Kita sangat tidak menolerir kejadian yang menimpa aktivis ataupun salah satu BEM UI ini," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Budi mengatakan saat ini urutan waktu penganiayaan harus dirunut agar mengetahui siapa pelakunya. Untuk itu, CCTV yang ada diolah lewat laboratorium forensik.

"Ya makanya, ini harus disusun. CCTV ini kan diolah melalui laboratorium digital forensik. Ada time line yang harus kita lihat per jam, kita juga harus menyesuaikan apakah CCTV ini real time? Ini kan juga butuh waktu, berproses," katanya.

"Makanya kan saya minta beri ruang kepada teman-teman penyelidik dan penyidik untuk mendalami ini, termasuk beberapa keterangan dari saksi-saksi dan barang bukti. Kami juga masih menunggu hasil dari Labfor terkait tentang barang terduga pelaku yang tertinggal," imbuh dia.

Sebelumnya, Koordinator BEM UI bernama Hafidz Hernanda diduga dianiaya OTK hingga terjatuh dari motor di Tebet, Jaksel. Polisi mendalami kasus itu meski korban belum melapor.

"Terkait adanya kejadian penyerangan salah satu mahasiswa dari BEM UI, ini kita sangat prihatin atas insiden yang terjadi. Tentunya kami dari Polda Metro Jaya akan mendalami peristiwa ini yang kejadian di Tebet," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Lihat juga Video 'Polisi Bicara soal Temuan Pisau-Golok Saat Demo Jakarta':

(tsy/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini