APPK: Ketangkasan Lain Boleh, Royal Game Kok Dilarang?

APPK: Ketangkasan Lain Boleh, Royal Game Kok Dilarang?

- detikNews
Kamis, 27 Des 2007 13:53 WIB
Bandung - Asosiasi Pengusaha Permainan Ketangkasan (APPK) menilai penolakan terhadap kehadiran royal game tidak obyektif. Penolakan itu dinilai akibat pemahaman masyarakat yang minim soal permainan ini.

Hal tersebut disampaikan Ketua APPK Dedi Zein dalam jumpa pers di kantornya, Jl Terusan Pasir Koja, Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/12/2007).

"Permainan royal game tidak ada bedanya dengan permainan ketangkasan yang ada di mal-mal di kota besar lainnya," kata Dedi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, Dedi menantang semua pihak yang menentang royal game untuk langsung mencoba permainan tersebut. Dedi yakin, dengan begitu pihak-pihak yang selama ini menilai royal game negatif akan lebih obyektif

"Kita akan demonstrasikan permainan di royal game. Saya yakin mereka orang yang berpendidikan, bisa menilai sesuatu secara obyektif," ujar Dedi.

Menurut Dedi, investasi dalam bisnis royal game ini tidak kecil. Penanam modal, Johan Gunadi, telah membenamkan dana sekitar Rp 3 miliar.

"Selain itu, hal ini juga akan mengurangi pengangguran di Bandung. Satu tempat royal game paling tidak akan membutuhkan 150 karyawan. Jadi kami tidak memikirkan diri sendiri, tapi juga masyarakat," tukas Dedi. (djo/umi)


Berita Terkait