Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mengalami tiga kali erupsi pagi ini. Adapun durasi terlama erupsi tersebut terekam 32 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 06.57 WIB," demikian informasi yang disampaikan BPBD Lampung melalui akun Instagram resminya, Selasa (20/10/2026).
Tercatat ada tiga kali letusan Gunung Anak Krakatau pagi ini, yaitu pukul 06.27 WIB, 06.40 WIB, dan 06.57 WIB. Visual letusan tidak teramati, pada saat laporan pertama dan kedua dibuat, erupsi masih berlangsung. Sedangkan pada erupsi ketiga, tercatat erupsi tersebut berdurasi 32 detik.
"Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 52 mm dan durasi 32 detik. Status selesai," kata BPBD Lampung.
Berdasarkan situs Magma Kementerian ESDM, PVMBG merekomendasikan agar masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Anak Krakatau maupun wisatawan tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 5 km dari pusat erupsi Anak Krakatau.
Selain itu, masyarakat yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau dan wisatawan tidak diperbolehkan masuk dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 1 km dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Api Anak Krakatau.
"Meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, dan potensi erupsi sekunder yang ditimbulkan oleh kontak panas lava, baik dengan air laut maupun air hujan dalam radius 5 km dari pusat erupsi Anak Krakatau," kata PVMBG.
"Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunung Api Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat," katanya.
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMB) menyampaikan status Gunung Anak Krakatau masih level III atau siaga. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 5 km dan mendekati pulau baru di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Lihat juga Video: Gunung Anak Krakatau Erupsi 2 Kali, Kolom Abu Capai 250 Meter
(yld/amw)