Sayangnya, anak-anak korban banjir di Solo belum seluruhnya terjangkau bantuan. "Padahal makanan anak, susu, dan sebagainya sangat dibutuhkan saat ini" ujar Staf Riset Database Yayasan Kepedulian Untuk Konsumen Anak (Kakak) Solo, Devi Ardhi Ani.
Hal itu disampaikan dia saat berbincang dengan detikcom, Kamis (27/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Devi mengatakan, jumlah pengungsi balita dan anak-anak di Solo cukup banyak. Di posko Joyotakan Kulon misalnya, terdapat 300 jiwa pengungsi, setengahnya adalah balita dan anak.
Di Posko Jati Agung, jumlah pengungsi balita mencapai 300-an. Posko tersebut kini menampung 1.600 Kepala Keluarga.
"Data itu baru sementara. Kami masih akan himpun lagi ke sana," pungkas Devi. (irw/nrl)











































