Viral Pengamen Sebar Amplop Minta Uang ke Penumpang Angkot Bogor

Viral Pengamen Sebar Amplop Minta Uang ke Penumpang Angkot Bogor

Muchamad Sholihin - detikNews
Senin, 19 Okt 2026 11:25 WIB
Rekaman video memperlihatkan pengamen dinarasikan memaksa minta uang ke penumpang dalam angkutan perkotaan (angkot) di Kota Bogor, viral di medsos. (dok Ist)
Foto: Rekaman video memperlihatkan pengamen dinarasikan memaksa minta uang ke penumpang dalam angkutan perkotaan (angkot) di Kota Bogor, viral di medsos. (dok Ist)
Kota Bogor -

Rekaman video memperlihatkan pengamen dinarasikan memaksa minta uang ke penumpang dalam angkutan perkotaan (angkot) di Kota Bogor, viral di media sosial (medsos). Pelaku telah diamankan polisi.

"Iya pengamen sudah diamankan Sat Reskrim Polresta Bogor," kata Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam, dimintai konfirmasi Senin (19/10/2026).

Imam menyebutkan, pelaku ditangkap tak lama setelah aksinya dalam angkot trayek 03 beredar di media sosial, pada Minggu (19/10) sore. Pelaku berinsial AL (25) diamankan di sekitar Alun-alun Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(AL) Mengamen di angkutan umum 03 jurusan BTM menuju Stasiun Bogor, lalu membagikan enam buah amplop kepada 6 orang penumpang," kata Imam.

ADVERTISEMENT

"Setelah selesai bernyanyi, terlapor meminta kembali amplop yang telah diisi uang, yang menimbulkan rasa risi atau ketakutan pada penumpang," imbuhnya.

Dalam video viral dilihat detikcom, tampak seorang pengamen pria duduk bersandar di pintu angkot yang sedang melaju. Video kemudian memperlihatkan pengamen menyodorkan angkot ke penumpang di depannya, dengan tujuan diisi uang.

Dalam video, pengamen tampak terus menyodorkan amplop sambil menatap tajam ke penumpang. Diduga, penumpang diintimidasi karena menolak amplop tersebut.

Pengamen tampak menghentikan aksinya, karena sadar direkam penumpang lain. Pengamen juga sempat menegur penumpang yang merekamnya.

Imam menyebutkan, pelaku menjalani pemeriksaan di Polresta Bogor dan mengaku mengamen untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP, untuk penanganan dan pembinaan pengamen dan anak jalanan di Kota Bogor.

"Terlapor kooperatif selama proses pemeriksaan, mengakui perbuatannya, dan menyatakan hasil dari mengamen digunakan untuk kebutuhan makan sehari-hari," kata Imam.

"Kita koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Bogor dan Satpol PP Kota Bogor untuk penanganan dan pembinaan anak jalanan atau pengamen," imbuhnya.

(sol/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini