Survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) merekam tingkat persetujuan publik (approval rating) terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto merombak atau me-reshuffle kabinetnya beberapa kali. Sebanyak 62,2% responden menyatakan setuju dengan langkah Prabowo.
Survei ini dilakukan pada 26 September-6 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka. Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Metode sampel menggunakan metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan 95%, margin of error kurang lebih 2,83%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno menyampaikan responden disodorkan pertanyaan, 'Apakah Anda setuju/tidak dengan pergantian menteri yang beberapa kali dilakukan oleh Presiden Prabowo?'. Hasil survei menunjukkan sebanyak 62,2% responden menjawab setuju, sedangkan 14,7% responden menjawab tidak setuju.
Diketahui, hingga menjelang dua tahun pemerintahannya, Prabowo tercatat melakukan reshuffle kabinet sebanyak delapan kali. Terbaru, Prabowo melantik sejumlah anak buah barunya pada Kamis, 15 Oktober lalu.
Di Istana Negara, Prabowo melantik dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) baru. Keduanya ialah Marsekal Yusuf Jauhari dan Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon.
Ia juga melantik M Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas) dan Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).
Selain jajaran wamen, Prabowo juga melantik kepala badan baru. Berikut daftar pejabat yang dilantik oleh Prabowo pada reshuffle terakhir:
1. Marsekal TNI Yusuf Jauhari Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan dan Teknologi
2. Jenderal TNI Richard Tampubolon Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin dan Pembangunan Kekuatan
3. Dr Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian
4. M Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
5. Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
6. Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN)
7. Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN)










































