Malam Tahun Baru? Ya Macet

Malam Tahun Baru? Ya Macet

- detikNews
Kamis, 27 Des 2007 09:10 WIB
Jakarta - Malam pergantian tahun menjelang. Seperti pada momen yang lalu warga ibu kota akan memadati ruas jalan dan lokasi tertentu.

Diperkirakan banyak kendaraan bermotor akan tumplek di sejumlah titik. Untuk itu perlu diwaspadai kemacetan yang mungkin ditimbulkan.

"Yang kita perlu antisipasi adalah kemacetan di malam tahun baru 2008," kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Irawan Dahlan di Jakarta, Kamis (27/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu di 681 lokasi akan dilakukan pengamanan khusus dengan mendirikan posko. Tempat-tempat tersebut yakni:

Untuk wilayah Jakarta Pusat terdapat 59 tempat, antara lain Jalan Jendral Sudirman, Bunderan HI, dan seputaran Monas.

Wilayah Jakarta Utara terdapat 131 tempat, antara lain Mega Mall Pluit dan kawasan Ancol.

Wilayah Jakarta Barat terdapat 57 tempat, antara lain Slipi, sekitar Beos, terminal Grogol.

Untuk wilayah Jakarta Selatan terdapat 301 posko, antara lain Pondok Indah dan Pasar Kebayoran Lama.

Untuk wilayah Jakarta Timur terdapat 27 posko, antara lain Tamini Square, Cibubur Junction, Mall Arion, dan TMII.

Untuk wilayah Bekasi terdapat 33 posko, antara lain di Giant Mall. Sedang untuk Kabupaten Bekasi terdapat 14 posko, antara lain di Pos Tol Jam Gadang, Pos Tol Cibitung, dan Pos Tol Cikarang.

Untuk wilayah Kota Tangerang terdapat 16 posko. Sedang Kabupaten Tangerang terdapat 34 posko, antara lain di Pantai Tanjung Pasir, Mall Ippo Karawaci, ITC, dan WTC
Serpong.

Sedang untuk Depok terdapat 9 posko antara lain di Cinere Mall dan Simpang Tiga Depok.

Dalam pengamanan malam tahun baru, seperti halnya pengamanan Natal masih sekitar 17.690 personel yang dilibatkan meliputi Satgasda (satuan petugas Polda) antara lain dari unsur Direskrimum dan Krimsus 60 personel, Samapta 10 kompi (900), Brimob 640 personel, Gegana 28 personel, water cannon 20 buah, pasukan antiteror Den 88 sebanyak 20 personel.

Jumlah keseluruhan yang dikerahkan total 5.839 personel, sedang dari Satgasres (satuan tugas resor) jumlah personel yang diturunkan 9.661.

Dan untuk pengamanan dari intansi terdapat 2.190 personel antara lain Trantib 500 orang, TNI 500 personel, DPK 10 unit (100 personel), dan kendaraan derek 20 unit (40 personel).

"Kita juga mewaspadai gangguan keamanan dan ketertiban lainnya seperti penggunaan senjata api dan senjata tajam, kebut-kebutan motor, serta keributan, dan ancaman teror," tandas Irawan. (ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads