×
Ad

Cerita Petugas Sampah di Jakbar Bikin Perahu 'Unta' dari 3 Ribu Botol

Adhfar Aulia Syuhada - detikNews
Minggu, 18 Okt 2026 12:55 WIB
Foto: Perahu Unta, salah satu perahu unik dalam pawai di Festival Cinta Lingkungan (Cilung) 2026 di Danau Sunter. (Adhfar/detikcom)
Jakarta -

Perahu Unta yang dirakit dari ribuan sampah botol mencuri perhatian warga di Danau Sunter, Jakarta Utara. Perahu itu dirakit oleh Unit Penanganan Sampah Badan Air Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).

Perahu Unta itu menjadi salah satu perahu unik yang dipamerkan dalam Festival Cinta Lingkungan (Cilung) 2026 yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta melalui Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Festival yang menghadirkan pawai 43 perahu itu digelar di Danau Sunter, Jakut.

Petugas UPS Badan Air Cengkareng, Donal, menceritakan proses pembuatan perahu unta tersebut. Dia menyebut ada 3.380 pcs botol air dan 500 pcs galon bekas yang digunakan sebagai bahan pembuatan perahu tersebut.

"Saat ini yang kita gunakan hampir 3.380 pcs botol air mineral dan untuk botol galonnya sebanyak 500 pcs," kata Donal ditemui di lokasi festival di Danau Sunter, Jakarta Utara, Minggu (18/10/2026).

Donal mengatakan pengerjaan perahu unta menghabiskan waktu selama 3 bulan. Dia mengungkap pembuatan perahu juga melibatkan bahan lain yang merupakan sampah di kawasan Cengkareng.

"Untuk pekerjaan ini dari bulan Juli sampai bulan September, 3 bulan. Selain dari botol plastik kita menggunakan dari busa kulkas yang mana ditemukan di dari kali atau dari yang kita temukan. Kulkas, ada juga dari bahan triplek dan aluminium," ungkapnya.

Donal mengungkap alasan mengapa pihaknya membuat perahu dengan tema unta. Dia mengatakan unta merupakan salah satu simbol yang menandakan pekerjaan harus dilakukan dengan istikamah dan amanah.

"Kalau untuk temanya kita dari awal menginspirasi perahu ini yang mana simbol kehidupan, perjalanan kehidupan. Karena unta ini adalah salah satu penyemangat atau menggambarkan bahwasanya kita harus istikamah dan amanah dalam menjalankan pekerjaan," imbuhnya.

Selain perahu unta dari Cengkareng itu, ada juga dari UPS Badan Air Tambora, yang menyusun perahu mereka dengan tema Ikan Koi Emas. Para peserta juga mengenakan kostum tradisional unik.

Terdapat juga tema perahu lain. Ada yang mengusung tema naga, harimau, garuda, merak, macan kumbang, hingga kapal perang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto berharap kegiatan ini menjadi sarana edukasi masyarakat. Kreativitas yang ditunjukkan pembuat perahu diharapkan menginspirasi masyarakat.

"Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi yang menarik, khususnya bagi anak-anak untuk mengenal pentingnya memilah dan memilih sampah sejak dini. Kreativitas yang ditampilkan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk menerapkan kebiasaan serupa dalam kehidupan sehari-hari," kata Uus.

Lihat juga Video: Dengan Perahu Lapuk, Mujiono Terus Berjuang Menafkahi Keluarga




(fca/fca)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork