Ada pemandangan berbeda di kolong flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim). Area itu kini disulap menjadi arena ring tinju sebagai salah satu upaya mencegah tawuran.
Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (17/10/2026), pukul 10.58 WIB, arena ring tinju tampak berdiri tepat di bawah flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pagar arena tersebut berwarna putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada dua ring tinju di arena tersebut. Arena juga sudah dilengkapi dengan samsak tinju.
Kolong flyover Kampung Melayu disulap jadi arena tinju demi cegah tawuran (Mulia/detikcom) |
Sebuah poster bertulisan 'Kampung Melayu Flyover Boxing Camp' juga terpasang di sisi kanan dan kiri pagar arena ring tinju tersebut. Poster itu juga dilengkapi gambar logo tinju tangan.
Dihubungi terpisah, Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu, mengatakan arena ring tinju ini dibuat agar kolong flyover Kampung Melayu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Arena ring tinju ini juga dibuat sebagai antisipasi aksi tawuran.
"Untuk mengantisipasi tawuran yang sebelumnya sering terjadi di wilayah Jakarta Timur, di wilayah di wilayah Jatinegara ya, di wilayah Jatinegara khususnya," kata Bambang Pangestu saat dihubungi.
Bambang mengatakan pendirian ring tinju ini merupakan masukan dari sejumlah komunitas. Pendiriannya juga merupakan arahan dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
"Maka ditindaklanjuti oleh Pak Wali Kota dengan pembangunan ring tinju di lokasi tersebut. Dan juga merupakan arahan dari Pak Gubernur, ini juga merupakan arahan dari Pak Gubernur untuk pembuatan ring tinju di flyover Kampung Melayu tersebut," ujarnya.
Kolong flyover Kampung Melayu disulap jadi arena tinju demi cegah tawuran (Mulia/detikcom) |
Bambang berharap angka tawuran di wilayah Jatinegara dan kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, bisa berkurang dengan adanya ring tinju ini. Dia berharap anak-anak yang memiliki bakat dapat menggunakan ring tinju ini sebagai sarana berlatih dan tak memilih mengikuti tawuran.
"Geng yang ada di Jakarta Timur. Nanti kita kan kolaborasi dengan PB Pertina, dengan PB Perbapi, itu kita kolaborasi supaya kalau misalkan PB Pertina, PB Perbapi itu melihat ada bakat-bakat anak-anak yang suka tawuran bisa disalurkan nanti ke tinju amatir atau tinju profesional, itu nanti bisa dibawa oleh mereka gitu, oleh Pertina atau Perbapi," tuturnya.
(mib/amw)











































