Wamendagri Tinjau KDKMP di Bandung, Tekankan Sinergi Para Penggerak Desa

Wamendagri Tinjau KDKMP di Bandung, Tekankan Sinergi Para Penggerak Desa

Annisa Sekar Melati - detikNews
Jumat, 16 Okt 2026 13:22 WIB
Kemendagri
Foto: Dok. Kemendagri
Jakarta -

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sangat bergantung pada kolaborasi lintas pihak.

Sinergi solid ini melibatkan pemerintah desa, pengurus koperasi, manajer operasional, serta dukungan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kemitraan tersebut menjadi landasan utama agar pelayanan kebutuhan pokok warga bisa berjalan optimal.

Hal ini disampaikan Bima saat melakukan peninjauan lapangan operasionalisasi KDKMP di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kuncinya di sini adalah kolaborasi antara Pak Kepala Desa, di sini ada Pak Kades, kemudian dengan Ketua Koperasi dan juga manajernya," ujar Bima pada keterangan tertulisnya, Jumat (16/10/2026).

Bima menjelaskan, keberadaan 'tiga serangkai' penggerak desa tersebut diperkuat oleh dukungan BUMN dan pemerintah daerah (Pemda). Tujuannya tak lain untuk menjamin ketersediaan pasokan barang bersubsidi bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Peninjauan lapangan yang dilakukan serentak oleh para menteri dan wakil menteri ini juga bertujuan memastikan kesiapan operasional di tiap daerah. Terutama terkait ketersediaan komoditas penting, seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog, LPG Pertamina, dan layanan token listrik PLN.

Lebih lanjut, Bima menegaskan bahwa KDKMP tidak didirikan untuk bersaing dengan toko kelontong maupun minimarket komersial. Sebaliknya, koperasi ini justru diarahkan menjadi kepanjangan tangan pemerintah. Harapannya, penyaluran program bantuan sosial dan barang bersubsidi bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bima menambahkan, masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan KDKMP ke depan. Evaluasi ini diperlukan untuk memastikan kecukupan pasokan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan. Pemerintah berkomitmen akan terus memantau operasional koperasi agar berjalan sesuai dengan kebutuhan warga di setiap wilayah.

"Nanti pasti kita akan evaluasi untuk kembali memperbaiki untuk suplainya," pungkas Bima.

Sebagai informasi, rangkaian peninjauan Bima Arya di kawasan Kabupaten Bandung kali ini mencakup empat lokasi. Keempatnya yakni KDKMP Citaman, KDKMP Desa Bojongloa, KDKMP Desa Cangkuang Wetan, serta KDKMP Desa Padalarang.



(akn/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini