Ade melihat Agus Anwar, mantan pemilik Bank Pelita dan Bank Istismarat, bersama delegasi pemerintah di konferensi yang digelar PBB itu. Karena itu, Ade Daud menuding selama ini pemerintah telah bermain mata dengan para obligor BLBI.
"Ada indikasi pemerintah main-main dalam kasus BLBI. Mengapa main-main? Kemarin ketika konferensi perubahan iklim di Bali, saya menemukan saudara Agus Anwar bersama delegasi pemerintah," tuding Ade Daud secara terbuka dalam diskusi Quo Vadis BLBI di auditorium Perpustakaan Nasional, Jl Salemba, Jakarta, Rabu (26/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh, menurut dia, munculnya Agus Anwar di arena UNCCC itu merupakan bukti pemerintahan SBY tak serius mengungkap dan menangkap koruptor BLBI. Akibatnya, rakyat Indonesia harus mencicil utang BLBI sampai tahun 2030 nanti.
"Itu pun jika pertumbuhan ekonomi di atas 12 persen," kata politisi PBR itu. (aba/asy)











































