Mahfudin (37), warga Kapuk, Kalideres, Jakarta Barat harus bertekuk lutut setelah kaki kanannya diterjang timah panas. Senin (24/12/2007) malam, pria yang menjadi pemimpin geng rampok Kalong itu dibekuk dalam operasi penangkapan di kawasan Kali Deres.
Selain membekuk Kalong, polisi juga membekuk dua anggota geng lainnya yaitu Soleh (43) warga Tegal Alur dan Sigit Ariansyah (33) warga Menteng, Cengkareng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut catatan polisi, kelompok ini telah merampok minimal tiga kali dalam enam bulan terakhir yaitu di pabrik cat di Tegal Alur, Kalideres, kemudian pabrik Kecap di Bogor dan pabrik garmen di Bekasi.
Kalong sendiri pernah dihukum 2,5 tahun di Lapas Tangerang untuk kasus perampokan, sedangkan Sigit 7 bulan di Lapas Pondok Bambu untuk kasus penjambretan.
Dalam melakukan aksinya, kelompok Kalong beroperasi bersama 15 anggota lainnya. Mereka merusak pintu dan mencongkel brankas menggunakan linggis serta obeng. "15 orang lainnya masih dalam pengejaran," ujar Kapolres geram.
Barang bukti yang akan menyeret mereka ke pengadilan yaitu obeng, linggis, palu dan TV 29 inci. "Hasil rampokan telah dibagi rata. Terakhir, Kalong dapat 3 juta," beber Iza.
Dengan kaki tertatih-tatih dan muka menahan sakit, ketiga rampok yang dipamerkan dihadapan wartawan ini mengaku lupa telah berapa kali merampok. "Wah, lupa, ini yang ke berapa kali," ujar Kalong.Β
(asp/bal)











































