Banjir yang melanda jalur utama yang menghubungkan Solo-Surabaya ini terjadi akibat meluapnya Sungai Grompol yang merupakan anak sungai Bengawan Solo. Banjir menyebabkan ribuan kendaraan dari arah Surabaya maupun Solo tidak bisa melintas. Kemacetan terjadi hingga belasan kilometer.
Suranto, warga Masaran mengatakan, banjir terjadi sejak Selasa 25 Desember malam. Kendaraan dari arah barat maupun timur terjebak hanya beberapa puluh meter dari jembatan Sungai Grompol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat terputusnya jalur utama Solo-Surabaya ini, polisi mengalihkan kendaraan melalui jalur alternatif. Jalur tengah Kota Sragen yang biasanya tidak dilalui kendaraan-kendaraan besar kini terpaksa dibuka.
Dari jalur kota, lalu lintas diarahkan ke Gondangrejo kemudian menuju Kebak Kramat, Karanganyar dan tembus ke Solo. Hingga saat ini antrean kendaraan masih terjadi, namun kendaraan tetap dapat melintas meski merayap pelan. (djo/djo)










































