BBM Langka, Antrean Mengular 2 Km Padahal SPBU di Karangasem Bali Belum Buka

BBM Langka, Antrean Mengular 2 Km Padahal SPBU di Karangasem Bali Belum Buka

I Wayan Selamat Juniasa - detikNews
Kamis, 15 Okt 2026 11:47 WIB
Suasana antrean kendaraan di SPBU Subagan, Karangasem, Kamis (15/10/2026).
Suasana antrean kendaraan di SPBU Subagan, Karangasem, Kamis (15/10/2026). (I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Karangasem -

Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di Karangasem, Bali, makin parah. Bahkan masyarakat rela antre dari pukul 04.00 Wita.

Berdasarkan pantauan di sejumlah SPBU, Kamis (15/10/2026), antrean terlihat mengular hingga 2 kilometer. Antrean itu sempat menyebabkan kemacetan karena arus lalu lintas hanya bisa dilalui satu sisi sedangkan sisi lainnya digunakan untuk antre oleh motor dan mobil.

"Saya sudah hampir 4 jam antre, tapi belum dapat juga," kata Rusman, salah seorang masyarakat yang ditemui saat antre di SPBU Subagan, dilansir detikbali, Kamis (15/10).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku sengaja bangun lebih pagi untuk antre dengan harapan bisa antre paling depan. Ternyata antreannya sudah sangat panjang, padahal saat itu SPBU belum buka.

"SPBU belum buka, tapi yang antre sudah sangat banyak, kurang tahu saya jam berapa mereka antre," ujar Rusman.

ADVERTISEMENT

Hal senada dikatakan oleh Komang Intan. Sehari sebelumnya, dia sudah antre hampir 1 jam, tapi kehabisan BBM. Walhasil, terpaksa harus pulang.

"Katanya di SPBU ini 24 jam, tapi kemarin pukul 21.00 udah tutup katanya habis. Kurang tahu juga apakah benar habis atau memang mereka tutup," ucap Intan.

"Mudah-mudahan hari ini saya dapat nggak habis lagi. Udah hampir 3 jam saya di sini, takut kehabisan lagi seperti kemarin," imbuhnya.

Masyarakat berharap kondisi seperti ini segera membaik dan tidak ada lagi kelangkaan BBM yang membuat antrean panjang.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat Video 'BBM Langka Berhari-hari di Bali: Antrean Berjam-jam':

(idh/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini