Pria di Bogor Disergap Saat Mau COD Obat Keras, Bawa 300 Butir Tramadol

Pria di Bogor Disergap Saat Mau COD Obat Keras, Bawa 300 Butir Tramadol

Muchamad Sholihin - detikNews
Rabu, 14 Okt 2026 17:44 WIB
Polisi mengamankan MFA (33) di Bogor Barat karena diduga mengedarkan 300 butir tramadol. (dok.istimewa)
Polisi mengamankan MFA (33) di Bogor Barat karena diduga mengedarkan 300 butir Tramadol. (dok.istimewa)
Bogor -

Polisi mengamankan seorang pria berinisial MFA (33) yang diduga mengedarkan obat keras tertentu (OKT) di Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar). Barang bukti berupa 300 Tramadol disita.

"Perihal ungkap kasus OKT. Orang yang diamankan atas nama MFA (33). Adapun BB (barang bukti) yang diamankan berupa 300 butir OKT jenis Tramadol dan satu buah handphone," kata Kasat Narkona Polresta Bogor Kota AKP Maulana Yusuf Bakhtiar, Rabu (14/10/2026).

Maulana menyebutkan pelaku MFA diamankan dalam rangka kegiatan Operasi Antik Lodaya. Berawal dari adanya informasi masyarakat, tim Satnarkoba melakukan penyelidikan dan mengamankan MFA di Sindangbarang, Kota Bogor, pada Senin (12/10) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat dilakukan observasi terlihat ada satu orang di sekitar TKP tersebut. Setelah itu Tim Opsnal 3 bergerak menghampiri satu orang tersebut dan melakukan introgasi. Satu orang bernama MFA kemudian mengaku suka menjualbelikan OKT," kata Maulana.

ADVERTISEMENT

"Ketika dilakukan penggeledahan badan dan tempat, ditemukan barang bukti tersebut. Pelaku menjual OKT melalui sistem COD," imbuhnya.

Maulana menyebutkan, MFA dan barang bukti 300 butir Tramadol saat ini masih diamankan di Polresta Bogor Kota. MFA masih didalami keterangannya terkait jual beli OKT jenis Tramadol.

"Tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Satnarkoba Polresta Bogor Kota guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Tonton juga video "BPOM akan Tindak Toko yang Jual Bebas Obat Tramadol"

(sol/wnv)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini