"Saya nggak yakin seperti itu. Hitungan logisnya, kemungkinan dia kecil sekali. Yusril kan bukan hakim karir atau akademisi murni lagi. Dia orang parpol, partai lain pasti akan menentang," ujar pengamat politik dan kebijakan publik Andrinov Chaniago kepada detikcom, Rabu (26/12/2007).
Apalagi ketua MK nantinya akan dipilih oleh para hakim konstitusi yang ditunjuk pemerintah, DPR dan MA. Masing-masing institusi akan mengajukan tiga nama.
"Jadi belum tentu 8 anggota atau 6 anggota (dari DPR dan MA) akan sepakat," katanya.
Karenanya, Andrinov mengaku tidak yakin langkah Yusril menduduki pucuk pimpinan MK akan berjalan mulus. Resistensi terhadap keberadaan Yusril diyakininya akan muncul dari masyarakat dan kalangan independen. (umi/nrl)











































